PADANG LAWAS UTARA : JEJAKTINTAFAKTA.COM

Koperasi Produsen Tani Aman Makmur (KPTAM) Pardomuan menggelar rapat sekaligus memulai penanaman perdana bibit jagung secara simbolis di areal lahan koperasi, Dusun Pardomuan, Kecamatan Ujung Batu Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, Senin (19/10/2026). Penanaman serentak tersebut ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.

Kegiatan dipimpin Ketua KPTAM Basirudin Harahap bersama Ketua Pengawas Bistok Sihombing, didampingi Sekretaris Wagiran dan Bendahara H. Sihombing. Rapat tersebut menekankan keseriusan seluruh anggota dalam mengelola lahan masing-masing agar program pertanian koperasi dapat berjalan sesuai kesepakatan.

Dalam arahannya, Basirudin Harahap meminta seluruh anggota segera membersihkan dan mengolah lahan yang telah menjadi bagian mereka, kemudian melakukan penanaman sesuai rencana.

Ia juga menegaskan bahwa anggota yang tidak mengerjakan atau tidak berada di lahannya selama satu minggu berturut-turut akan dievaluasi. Menurutnya, lahan tersebut dapat dialihkan kepada anggota baru yang dinilai lebih serius menjalankan kegiatan pertanian, sesuai kesepakatan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap seluruh anggota menunjukkan keseriusan dalam mengelola lahan koperasi. Lahan ini harus dimanfaatkan dengan baik agar menjadi modal usaha dan masa depan bersama,” tegas Basirudin.

Sementara itu, Ketua Pengawas KPTAM Pardomuan, Bistok Sihombing, menegaskan bahwa target penanaman jagung maupun padi harus tercapai pada akhir Oktober 2026. Penanaman perdana dilakukan secara simbolis di lahan milik anggota bernama Nisan, kemudian dilanjutkan oleh anggota lainnya di lahan masing-masing.

Bistok menjelaskan, target tersebut bukan sekadar mengejar terlaksananya penanaman, tetapi juga untuk membuktikan keseriusan seluruh anggota dalam mengelola dan memanfaatkan lahan koperasi secara nyata.

Menurutnya, bukti bahwa lahan telah dibersihkan dan ditanami menjadi penting sebelum pihak koperasi mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Padang Lawas Utara untuk meninjau langsung areal KPTAM Pardomuan.

“Kami ingin saat Forkopimda hadir, seluruh anggota sudah menunjukkan bukti nyata bahwa lahan koperasi telah dikelola dan ditanami. Ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung dan padi,” ujar Bistok.

Pada kesempatan yang sama, pengurus dan anggota koperasi melaksanakan penanaman bibit jagung berlabel MAXXIS 2, yang menurut keterangan panitia didatangkan melalui dinas pertanian terkait. Bibit tersebut digunakan dalam kegiatan penanaman perdana sebagai awal pelaksanaan program pertanian KPTAM Pardomuan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir sekitar pukul 16.20 WIB.

Pengurus berharap seluruh anggota dapat memenuhi target yang telah disepakati, sehingga lahan koperasi benar-benar produktif dan mampu mendukung pengembangan usaha pertanian serta program ketahanan pangan nasional.

(Red Rebet )